GB/T 3098.6-2014 menetapkan sifat mekanik baut, sekrup, dan stud yang terbuat dari baja tahan karat tahan korosi ketika diuji pada kisaran suhu lingkungan 10°C hingga 35°C. Standar ini berlaku untuk pengencang dengan diameter ulir nominal dari 5 mm hingga 100 mm, memastikan kinerja yang andal dalam berbagai aplikasi industri. Standar ini mengkategorikan baja tahan karat ke dalam kelompok austenitik, martensitik, dan feritik, mendefinisikan kelas sifat berdasarkan kekuatan tarik, kekuatan luluh, perpanjangan, dan kekerasan.

Sifat Mekanis

Sifat mekanik yang diuraikan dalam GB/T 3098.6-2014 memastikan bahwa pengencang baja tahan karat memenuhi persyaratan kekuatan dan keuletan tertentu. Sifat-sifat ini sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan korosi yang dikombinasikan dengan integritas mekanik. Tabel di bawah ini merinci nilai minimum untuk kekuatan tarik (Rm), tegangan luluh (Rp0.2), perpanjangan setelah patah (A), dan rentang kekerasan untuk berbagai kelompok baja dan kelas sifat.

Grup BajaKelas BajaKelas PropertiKekuatan Tarik Rm (MPa) minTegangan Uji Rp0,2 (MPa) minPerpanjangan A min (dalam kelipatan d)Kekerasan HBKekerasan HRCKekerasan HV
menitmaksimalmenitmaksimalmenitmaksimal
AustenitikA1, A2, A3, A4, A5505002100,6 hari
707004500,4 hari
808006000,3d
MartensitikC1505002500,2 hari147209155220
707004100,2 hari2093142034220330
110111008200,2 hari3645350440
MartensitikC3808006400,2 hari2283232135240340
MartensitikC4505002500,2 hari147209155220
707004100,2 hari2093142034220330
FeritikF12454502500,2 hari128209135220
606004100,2 hari171271180285

1 Didinginkan dan ditempa pada suhu penempaan minimum 275°C.
2 Untuk diameter ulir nominal d ≤ 24 mm.

Komposisi Kimia

Persyaratan komposisi kimia dalam GB/T 3098.6-2014 mendefinisikan batas unsur untuk jenis baja tahan karat yang digunakan dalam pengencang. Komposisi ini memastikan ketahanan terhadap korosi, sifat mekanik, dan kemudahan manufaktur. Tabel di bawah ini memberikan batas persentase untuk unsur-unsur utama dalam setiap jenis baja.

Kelas BajaGrup BajaC (%)Si (%) maksMn (%) maksP (%) maksS (%)N (%) maksCr (%)Mo (%)Ni (%)Cu (%)Lainnya (%)
menitmaksimalmenitmaksimalmenitmaksimalmenitmaksimalmenitmaksimalmenitmaksimal
A1Austenitik0.1216.50.200.1530.35316190.705.0410.051.752.25
A20.10612.00.050.031572088.019.04.0
A390.0812.00.050.0317199.012.01.0
A4100.08612.00.050.0316182310.015.04.0
A59,100.0812.00.050.0316192310.514.01.0
C110Martensitik0.090.1511.00.050.0312141.0
C30.170.2511.00.040.0316181.52.5
C4100.080.1511.50.060.1530.35312140.601.0
F111Feritik0.1211.00.040.031518121.0

3 Sulfur dapat digantikan oleh selenium.
4 Jika kandungan nikel di bawah 8%, maka kandungan mangan minimum harus 5%.
5 Jika kandungan nikel di atas 8%, tidak ada batasan untuk kandungan tembaga minimum.
6 Untuk baja austenitik dengan kandungan karbon maksimum 0,03%, nitrogen dapat hadir hingga 0,22%.
7 Jika kandungan kromium di bawah 17%, maka kandungan nikel minimum harus 12%.
8 Kandungan molibdenum dapat ditentukan berdasarkan kebijakan produsen. Untuk beberapa aplikasi, batasan kandungan molibdenum dapat dicantumkan dalam pesanan.
9 Kelas yang distabilkan: Kandungan titanium ≥ 5×C% hingga 0,8%, atau niobium dan/atau tantalum ≥ 10×C% hingga 1,0%.
10 Untuk produk dengan diameter yang lebih besar, untuk mencapai sifat mekanik yang ditentukan, kandungan karbon yang lebih tinggi dapat digunakan, hingga 0,12% untuk baja austenitik.
11 Mungkin mengandung titanium ≥ 5×C% hingga 0,8%, atau niobium dan/atau tantalum ≥ 10×C% hingga 1,0%.
12 Kandungan molibdenum dapat ditentukan berdasarkan kebijakan produsen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa ruang lingkup GB/T 3098.6-2014?
Standar ini berlaku untuk baut, sekrup, dan stud baja tahan karat dengan diameter ulir nominal dari 5 mm hingga 100 mm, yang diuji pada suhu lingkungan antara 10°C dan 35°C.
2. Bagaimana kelas properti ditetapkan dalam standar ini?
Kelas properti seperti 50, 70, 80, dan 110 menunjukkan kekuatan tarik nominal dalam MPa dibagi 10, yang disesuaikan untuk baja tahan karat austenitik, martensitik, atau feritik.
3. Perlakuan panas apa yang diperlukan untuk baja martensitik kelas C1 dalam kelas sifat 110?
Untuk mencapai sifat mekanik yang ditentukan, material tersebut harus didinginkan dan ditempa dengan suhu penempaan minimum 275°C.
4. Apakah ada batasan diameter ulir untuk baja feritik kelas F1?
Ya, sifat-sifat untuk F1 berlaku untuk pengencang dengan diameter ulir nominal hingga 24 mm.
5. Bagaimana standar tersebut menangani stabilisasi pada baja austenitik seperti A3 dan A5?
Stabilisasi dicapai melalui penambahan titanium (≥ 5×C% hingga 0,8%) atau niobium/tantalum (≥ 10×C% hingga 1,0%) untuk mencegah pengendapan karbida dan meningkatkan ketahanan korosi.
6. Apakah kandungan molibdenum dapat disesuaikan pada grade A2?
Molibdenum dapat ditambahkan sesuai kebijakan produsen, tetapi batasan spesifik harus dicantumkan dalam pesanan pembelian untuk aplikasi yang memerlukan kontrol yang tepat.