{"id":5777,"date":"2025-12-25T01:06:12","date_gmt":"2025-12-25T01:06:12","guid":{"rendered":"https:\/\/korea-transmission.com\/?p=5777"},"modified":"2025-12-25T01:06:12","modified_gmt":"2025-12-25T01:06:12","slug":"thread-rolling-tapping-diameters-chart-metric-imperial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/korea-transmission.com\/id\/blog\/thread-rolling-tapping-diameters-chart-metric-imperial\/","title":{"rendered":"Tabel Diameter Pengguliran dan Pengetapan Ulir: Metrik & Imperial"},"content":{"rendered":"
\n

Pengantar Diameter Pengguliran Ulir<\/h2>\n

Diameter ulir hasil pengguliran, juga dikenal sebagai diameter blank atau diameter blank hasil pengguliran, mengacu pada diameter blank ulir luar (sekrup) sebelum proses pengguliran atau pembentukan. Ini adalah diameter batang halus sebelum pembentukan ulir. Ini adalah parameter proses yang penting dalam pembuatan sekrup, berbeda dari diameter mayor, pitch, atau minor. Nilai ini terutama relevan bagi produsen untuk memastikan pembentukan ulir yang tepat dan didasarkan pada standar seperti GB\/T18685-2017 untuk ulir metrik dan GB\/T34632-2017 untuk ulir imperial.<\/p>\n

Memahami diameter ini membantu dalam memilih blank yang sesuai untuk proses penggulungan, memastikan ulir memenuhi tingkat toleransi seperti 4h, 6h, 6g (umum), 6f, dan 6e untuk metrik, atau 3A dan 2A (umum) untuk imperial. Ukuran blank yang tepat mencegah cacat seperti ulir yang kurang terisi atau retak pada material.<\/p>\n